Pemasukan dan/ atau Pengeluaran Benih Tanaman Pangan dan Tanaman Perkebunan

Kunjungi Layanan

Benih Tanaman adalah tanaman atau bagiannya yang digunakan untuk memperbanyak dan/atau mengembangbiakkan tanaman.

Tanaman adalah tanaman pangan, tanaman perkebunan dan tanaman hijauan pakan ternak.

Benih Bina adalah benih dari varietas unggul yang telah dilepas, yang produksi dan peredarannya diawasi.

Produk Rekayasa Genetik adalah organisme hidup, bagian-bagiannya dan/ atau hasil olahannya yang mempunyai susunan genetik baru yang merupakan penerapan dari bioteknologi modern.  

Pemasukan Benih adalah serangkaian kegiatan untuk memasukkan benih tanaman dari luar negeri ke dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pengeluaran Benih adalah serangkaian kegiatan untuk mengeluarkan benih dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Izin Pemasukan adalah keterangan tertulis berisikan hak yang diberikan oleh Menteri atau pejabat yang ditunjuk kepada badan usaha, badan hukum, instansi pemerintah, Pemerhati Tanaman, dan Pelanggan Luar Negeri untuk dapat melakukan kegiatan pemasukan benih.

Izin Pengeluaran adalah keterangan tertulis berisikan hak yang diberikan oleh Menteri atau pejabat yang ditunjuk kepada perseorangan, badan Usaha, badan hukum, dan instansi pemerintah untuk dapat melakukan kegiatan pengeluaran benih.


  1. Peraturan Menteri Pertanian Nomor 127 /Permentan/SR.120/11/2014 tentang Pemasukan dan Pengeluaran Benih Tanaman
  2. Peraturan Menteri Pertanian Nomor 117/Permentan/HK.300/11/2013 tentang Pelayanan Perizinan Pertanian secara Online


PERSYARATAN PERSYARATAN  ADMINISTRASI PEMASUKAN BENIH TANAMAN

Badan Usaha atau Badan Hukum

  1. Fotocopy Akte Pendirian Perusahaan dan perubahannya, untuk badan usaha
  2. Fotocopy Akte Pendirian Perusahaan dan perubahannya yang telah terdaftar di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, untuk badan hukum
  3. Fotocopy Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  4. Fotocopy profil perusahaan;
  5. Fotocopy tanda pengenal (KTP/ITAS/ITAP/Paspor) Pimpinan Perusahaan
  6. Fotocopy keterangan domisili perusahaan
  7. Fotocopy Angka Pengenal Import Umum/Terbatas (API-U/T)
  8. Fotocopy izin atau tanda daftar produsen dan/atau pengedar benih

Instansi Pemerintah

Surat Permohonan secara tertulis yang ditandatangani oleh Kepala Instansi

Pemerhati Tanaman

  1. Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  2. Fotocopy Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)

Pelanggan Luar Negeri

  1. Fotocopy tanda pengenal (KTP/ITAS/ITAP/Paspor)
  2. Company profile perusahaan

Note : Pemohon juga melampirkan : 

PERSYARATAN  TEKNIS PEMASUKAN BENIH TANAMAN

Pelepasan Varietas

  1. varietas yang bersangkutan mempunyai keunggulan dan/atau keunikan serta kegunaan spesifik
  2. jumlah benih yang dimohonkan terbatas sesuai dengan kebutuhan untuk pelaksanaan Pelepasan Varietas
  3. tersedia ringkasan rancangan uji adaptasi/multilokasi
  4. benih Produk Rekayasa Genetik harus mendapat rekomendasi dari Komisi Keamanan Hayati Produk Rekayasa Genetik

Pengadaan Benih Bina

  1. varietas sudah dilepas
  2. memenuhi standar mutu Benih Bina
  3. jenis dan jumlah benih yang dimohonkan terbatas sesuai dengan Benih Bina yang dibutuhkan

Benih Kelapa Sawit

  1. rekomendasi kesiapan lahan dari Dinas Perkebunan sesuai kewenangan
  2. pernyataan bahwa benih untuk dibudidayakan di kebun sendiri
  3. bukti pembelian benih produksi dalam negeri paling kurang 75% dari kebutuhan yang akan dibudidayakan 

Benih tetua/benih sumber dari varietas yang sudah dilepas

  1. benih tetua/benih sumber belum cukup tersedia atau tidak dapat diproduksi di Wilayah Negara Republik Indonesia
  2. jumlah benih yang dimohonkan sesuai dengan rencana produksi benih untuk pemenuhan kebutuhan benih dalam negeri dan/ atau ekspor

Benih untuk produksi benih tujuan ekspor

  1. melampirkan rencana produksi benih (luas yang akan ditanam dan perkiraan produksi)
  2. jumlah benih yang dimohonkan sesuai dengan rencana produksi
  3. rekomendasi kesesuaian lahan teknis dari Dinas kabupaten/kota setempat

Benih untuk tujuan uji BUSS dan USS

Jenis maupun jumlah benih harus sesuai dengan kebutuhan pengujian.

Benih untuk kebutuhan Pemerhati Tanaman

  1. jumlah benih yang dimohonkan terbatas sesuai dengan kebutuhan untuk Pemerhati Tanaman paling banyak 100 biji, 10 batang stek, atau 10 umbi untuk setiap jenis dan/atau varietas
  2. benih yang dimasukkan tidak boleh dalam bentuk planlet hasil dari perbanyakan tissue culture
  3. rencana lokasi penanaman

Benih untuk tujuan pameran, promosi dan/atau lomba

  1. identitas calon peserta pameran, promosi dan/atau Iomba
  2. melampirkan undangan keikutsertaan dalam pameran, promosi dan/atau Iomba dari panitia penyelenggara yang telah mempunyai izin penyelenggaraan dari instansi yang berwenang
  3. pernyataan ikut pameran  dari penyelenggara pameran, promosi dan/atau Iomba
  4. jenis serta jumlah benih sesuai dengan kebutuhan untuk pameran, promosi dan/atau tim lomba
  5. pernyataan setelah selesai pameran, promosi dan/atau lomba benih harus dikeluarkan dari wilayah Negara Republik Indonesia atau dimusnahkan, dengan berkoordinasi kepada petugas karantina tumbuhan 

Benih tujuan pelayanan pengujian mutu benih untuk mendapatkan Orange International Certificate (OIC) atau Blue International Certificate (BIC) 

  1. jenis dan jumlah benih sesuai dengan pengujian yang dimaksud
  2. surat identitas benih yang diuji
  3. jenis sertifikat yang dimohonkan

Benih tujuan uji profisiensi atau validasi metode

  1. surat keterangan non commercial invoice
  2. jenis dan jumlah benih sesuai dengan pengujian yang dimaksud
  3. fotocopy surat keikutsertaan dalam uji profisiensi atau validasi metode dan/atau fotocopy surat pemberitahuan dari penyelenggaraan uji profisiensi/validasi metode
  4. untuk validasi metode harus dilengkapi proposal 

PERSYARATAN  ADMINISTRASI PENGELUARAN BENIH TANAMAN

Perseorangan

  1. fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  2. fotocopy Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)

Badan usaha atau badan hukum

  1. fotocopy Akte Pendirian Perusahaan dan perubahannya, untuk badan usaha
  2. fotocopy Akte Pendirian Perusahaan dan perubahannya yang telah terdaftar di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, untuk badan hukum
  3. fotocopy Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  4. fotocopy profil perusahaan
  5. fotocopy tanda pengenal (KTP/ITAS/ITAP/Paspor) Pimpinan Perusahaan
  6. fotocopy keterangan domisili perusahaan
  7. fotocopy izin atau tanda daftar produsen dan/atau pengedar benih

Instansi Pemerintah

Permohonan tertulis yang ditandatangani oleh Kepala Instansi


Pendaftaran (Registrasi) secara Online

  1. Buka link www.perizinan.pertanian.go.id lalu pilih menu BENIH TANAMAN PERKEBUNAN untuk mengajukan Permohonan benih tanaman perkebunan, menu BENIH TANAMAN PANGAN untuk mengajukan Permohonan benih tanaman pangan
  2. Klik menu REGISTRASI
  3. Isi data perusahaan dan alamat email yang aktif untuk mendapatkan password  lalu klik SIMPAN
  4. Login menggunakan username alamat email yang didaftarkan dan password yang dikirimkan ke email terdaftar
  5. Pilih menu PERUSAHAAN,klik menu edit (ikon pensil)  untuk melengkapi data pemohon, klik SIMPAN
  6. Upload persyaratan administrasi yang sudah di Scan sesuai asli
  7. Pada menu STATUS klik TIDAK AKTIF, Pilih modul permohonan perizinan yang akan diajukan dengan melakukan check box, lalu klik KIRIM
  8. Pemohon datang ke loket Pusat PVTPP untuk verifikasi keaslian dan kelengkapan dokumen
  9. Bila sudah sesuai akun akan diaktifkan dan pemohon sudah menerima Hak Akses dan dapat mengajukan permohonan secara online

Pengajuan Permohonan

  1. Pemohon mengajukan permohonan secara online kepada Direktur Jenderal Teknis terkait melalui Kepala PPVTPP dengan tembusan Kepala Badan Karantina Pertanian
  2. Kepala PPVTPP setelah menerima permohonan dalam jangka waktu paling lama 3 (tiga) hari kerja harus selesai memeriksa kelengkapan dokumen administrasi, dan memberi jawaban menerima atau menolak
  3. Permohonan yang dinyatakan diterima oleh Kepala PPVTPP disampaikan kepada Kepala Badan Karantina Pertanian untuk mendapatkan rekomendasi
  4. Kepala Badan Karantina Pertanian dalam jangka waktu paling lama 5 (lima) hari kerja harus sudah menerbitkan rekomendasi dan disampaikan kepada Kepala PPVTPP
  5. Kepala PPVTPP dalam jangka waktu paling lama 3 (tiga) hari kerja harus menyampaikan kepada Direktur Jenderal Teknis terkait sebagai pertimbangan penerbitan permohonan Izin Pemasukan dan/atau Pengeluaran Benih Tanaman
  6. Direktur Jenderal Teknis terkait setelah menerima permohonan Izin Pemasukan dan/atau Pengeluaran Benih Tanaman disertai rekomendasi Kepala Badan Karantina Pertanian dari Kepala PPVTPP dalam jangka waktu paling lama 10 (sepuluh) hari kerja memberi jawaban menolak atau menerima
  7. Jika permohonan diterima, Direktur Jenderal Teknis terkait menerbitkan Izin Pemasukan dan/atau Pengeluaran Benih Tanaman dalam bentuk Keputusan Menteri Pertanian
  8. Izin Pemasukan dan/atau Pengeluaran Benih Tanaman dalam jangka waktu paling lama 2 (dua) hari kerja oleh Kepala PPVTPP telah disampaikan kepada pemohon


Pelayanan Perizinan Pemasukan dan/atau Pengeluaran Benih Tanaman Pangan dan Tanaman Perkebunan tidak dikenakan biaya / GRATIS


Total 18 hari kerja


pc, tablet, jaringan internet, aplikasi perizinan online


Lokasi Pelayanan Pemasukan dan/atau Pengeluaran Benih Tanaman  Pangan dan Tanaman Perkebunan bertempat di loket pelayanan PVT dan Perizinan Pertanian Pusat PVTPP, Kantor Pusat Kementerian Pertanian Gedung B Lantai 5, Jl. Harsono RM No. 3 Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Hari Senin - Kamis, pelayanan mulai pukul 08.00 sampai dengan pukul 15.00 WIB, istirahat pukul 12.00 - 13.00 WIB.

Hari Jumat, pukul 08.00 sampai dengan pukul 15.30 WIB, istirahat pukul 11.30-13.00 WIB.


Informasi lebih lanjut silakan menghubungi (021) 78836171, 78840405, 78839619, 7816386; sms center : 081281068805; atau email ke pvt@pertanian.go.id.

 Pelayanan perizinan permasukan dan pengeluaran benih tanaman dapat dilakukan secara Online melalui:

  1. Benih Tanaman Pangan  https://ap1.pertanian.go.id/simppi_v3/content/page/benihpangan 
  2. Benih Tanaman Perkebunan https://ap1.pertanian.go.id/simppi_v3/content/page/benihbun

 


120

Layanan

35502

Pengunjung

11

Eselon