Pengujian Mutu Produk Tanaman


Pengujian mutu produk tanaman, meliputi pengujian residu pestisida,  aflatoksin dan cemaran logam berat pada tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan


  1. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik (Lembaran Negara Tahun 2009 Nomor 112, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5038).
  2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 28 tahun 2004 tentang Keamanan Mutu dan Gizi Pangan.
  3. Peraturan Pemerintah Nomor 48 tahun 2012 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis PNBP yang berlaku pada Kementerian Pertanian.
  4. Peraturan Menteri Pertanian Nomor 77/Permentan/OT.140/2011 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Pengujian Mutu Produk Tanaman.
  5. Peraturan Menteri Pertanian Nomor.78/Permentan/OT.140/12/2012 tentang Pedoman Penyusunan dan Penetapan Standar Pelayanan Publik Kementerian Pertanian.
  6. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi  Birokrasi Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2014 tentang Pedoman Standar Pelayanan.


Ketentuan yang perlu dipenuhi pengguna jasa/pelanggan dalam memanfaatkan jasa layanan pengujian mutu produk tanaman adalah sebagai berikut:

  1. Mengajukan permohonan untuk mendapatkan jasa pengujian, dapat berupa surat pengantar dari perusahaan/instansi pemohon serta mengisi formulir yang disediakan oleh Balai Pengujian Mutu Produk Tanaman.
  2. Membawa sampel yang akan diuji dengan ketentuan sebagaimana berikut:



Biaya/tarif pengujian mutu produk tanaman berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berlaku Pada Kementerian Pertanian adalah:

1. Biaya pengujian residu pestisida per bahan aktif per sampel
  a Hasil pertanian     
    - Metode Gas Chromatography (GC) /Kromatografi Gas  Rp. 500.000,-
    - Metode High Performance Liquid Chromatography  (HPLC) / Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT)  Rp.  900.000,-
  b. Tanah    
    - Metode Gas Chromatography (GC)/Kromatografi Gas  Rp. 500.000,-
    - Metode High Performance Liquid Chromatography (HPLC) / Kromatografi Cair Kinerja Tinggi  Rp.  900.000,-
                   
  c.  Air    
      Metode Gas Chromatography (GC)/Kromatografi Gas  Rp.  650.000,-
      Metode High Performance Liquid Chromatography (HPLC) / Kromatografi Cair Kinerja Tinggi  Rp.  900.000,-
  d. Metode Screening dengan Mass spectrometry (MS/ MS)    
      1. Preparasi dan Screening Rp. 1.000.000,-
      2. Penetapan setelah screening/ bahan aktif/ sampel Rp.   250.000,-
                   
2. Biaya pengujian aflatoksin     
  -

Metode High Performance Liquid Chromatography per bahan aktif per sampel

1. Preparasi ( Immuno Afinity Coloum/ IAC)

2. Penetapan Kadar Aflatoksin

 

Rp.

Rp.

 

1.000.000,-

  600.000,-

  -

Metode Fluorometer per sampel 

1. Preparasi ( Immuno Afinity Coloum/ IAC)

2. Penetapan Kadar Aflatoksin Total                                

 

Rp.

Rp.

 

1.000.000,-

  175.000,-

                   
3. Biaya pengujian cemaran logam berat                          
  - Metode Atomic Absorption Spectrophotometric (AAS) / Spektrofotometri Serapan Atom per unsur per sampel Rp.   125.000,-
                   
Biaya/tarif pengujian dapat berubah disesuaikan dengan perubahan peraturan yang berlaku.


Pengujian mutu produk tanaman memerlukan waktu :

Pengujian mutu produk tanaman memerlukan waktu :  
                     
1. Pengujian residu pestisida :  
  - Untuk sampel yang mengandung kadar lemak < 5 % memerlukan waktu pengujian 5 (lima) hari kerja untuk maksimal 2 (dua) sampel.
  - Untuk sampel yang mengandung kadar lemak > 5 % memerlukan waktu pengujian 7 (tujuh) hari kerja untuk maksimal 2 (dua) sampel.
  Apabila jumlah sampel yang diuji lebih dari 2 (dua) diperlukan tambahan waktu pengujian 1 (satu) hari per sampel.
                     
2. Pengujian aflatoksin :  
  - Pengujian menggunakan Fluorometer memerlukan waktu 3 (tiga) hari kerja untuk 2 (dua) sampel. Apabila jumlah sampel yang diuji lebih dari 2 (dua) diperlukan tambahan waktu pengujian 1 (satu) hari per sampel.  
  - Pengujian menggunakan High Performance Liquid Chromatography (HPLC)/ Kromatografi Cair Kinerja Tinggi memerlukan waktu 4 (empat) hari kerja untuk 2 (dua) sampel. Apabila jumlah sampel yang diuji lebih dari 2 (dua) diperlukan tambahan waktu pengujian 1 (satu) hari per sampel.  
3. Pengujian cemaran logam berat pada produk tanaman memerlukan waktu 4 (empat) hari kerja untuk 1 (satu) sampel dengan 2 (dua) unsur. Apabila jumlah sampel yang diuji lebih dari 2 (dua) sampel diperlukan waktu pengujian 1 (satu) hari per sampel.
  Waktu penyelesaian pengujian tersebut berlaku pada kondisi normal dengan ketentuan sebagai berikut :
  - Tidak ada sampel yang sedang diuji sehingga sampel yang diterima dapat langsung diuji di laboratorium.
  - Metode pengujian sudah divalidasi.
  - Standar bahan aktif dan bahan kimia tersedia.  
  - Instrumen pengujian berfungsi dengan baik.    
                     
  Waktu penyelesaian pengujian dapat berubah apabila terjadi hal-hal diluar kemampuan yang tidak dapat diatasi oleh BPMPT, seperti rusaknya instrumentasi pengujian, pemadaman aliran listrik dari pihak PLN, bencana alam dan sebagainya.
 
 


Prasarana :

1. Ruang Penerimaan contoh

2. Ruang Preparasi Pengujian Residu Pestisida

3. Ruang Preparasi Pengujian Aflatoksin

4. Ruang Preparasi Pengujian Cemaran Logam Berat

3. Ruang Arsip contoh

4. Ruang Instrumen Analisis

 

Sarana Instrumen :

1. Gas Chromatography (GC)

2. Gas Chromatography Mass Spectrometry/ MS (GC MS/MS)

3. HPLC ( High Performance Liquid Chromatography)

4. Liquid Chromatography Mass Spectrometry (LC MS/MS)

5. Rotary Evaporator

6. Alat pendukung lainnya

 

 


Lokasi pelayanan bertempat di Jl. AUP No 3 Pasar Minggu, Jakarta Selatan          

Senin s/d Kamis : pukul 08.00–15.30 WIB, istirahat pukul 12.00–13.00 WIB.

Jum’at : pukul 08.00 -  16.00 WIB, istirahat pukul 11.30 – 13.00 WIB

Informasi lebih lanjut silahkan menghubungi  Telp : 021 78835256, Email : bpmpt@pertanian.go.id



145

Layanan

44156

Pengunjung

11

Eselon